Back   
HIDUP BENAR, TERLINDUNG DALAM TUHAN
"Kebenaran menjaga orang yang saleh jalannya, tetapi kefasikan mencelakakan orang berdosa" (Amsal 13:6)
Dalam kehidupan ini, setiap orang diperhadapkan dengan pilihan: hidup dalam kebenaran atau mengikuti jalan kefasikan. Pilihan tersebut bukan sekadar menentukan bagaimana kita menjalani hari ini, tetapi juga menentukan arah dan masa depan kehidupan kita.
Amsal 13:6 mengajarkan bahwa kebenaran memiliki kuasa untuk menjaga kehidupan orang yang hidup dalam kesalehan. Kata "menjaga" memberikan gambaran tentang perlindungan. Artinya, ketika seseorang memilih untuk hidup dalam kebenaran Tuhan, ia sedang menempatkan dirinya pada jalan yang benar, jalan yang berkenan kepada Allah.
Namun, hidup dalam kebenaran bukan berarti kita tidak akan menghadapi masalah, penderitaan, atau tantangan. Sebaliknya, kebenaran menolong kita agar tidak kehilangan arah ketika menghadapi berbagai tekanan kehidupan. Orang yang hidup dalam kebenaran tidak mudah mengorbankan prinsip imannya demi keuntungan sesaat. Ia memilih kejujuran sekalipun harus menghadapi kerugian, memilih kesetiaan sekalipun tidak mendapatkan penghargaan, dan memilih ketaatan sekalipun harus berjalan melawan arus dunia.
Di sisi lain, kefasikan membawa manusia kepada kehancuran. Seseorang mungkin memperoleh keuntungan melalui kebohongan, kecurangan, atau ketidakadilan. Namun, keberhasilan yang dibangun di atas ketidakbenaran tidak akan menghasilkan kehidupan yang kokoh.
Jangan pernah menganggap bahwa hidup benar adalah sebuah kerugian. Mungkin jalan kebenaran tidak selalu mudah, tetapi itulah jalan yang membawa kita kepada kehidupan yang diperkenan Tuhan. Mari memeriksa kehidupan kita hari ini. Apakah keputusan, perkataan, dan tindakan kita sudah mencerminkan kebenaran Allah? (YS)